Ekspedisi Merah Putih Presisi Hadir di Rupat, Bupati Kasmarni Apresiasi Sinergi Polda Riau

BengkalisTopindonesia.id - Bupati Bengkalis Kasmarni mengapresiasi pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi yang digelar Polda Riau di Desa Makeruh, Kecamatan Rupat, Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut dinilai sebagai wujud nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam menghadirkan pelayanan negara hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Mengusung tema "Merajut Kebersamaan, Menjaga Keberlanjutan" dengan pesan "Merawat Indonesia dari Tapal Batas", Ekspedisi Merah Putih Presisi menghadirkan berbagai kegiatan sosial, pelayanan publik, serta aksi pelestarian lingkungan di kawasan pesisir.

Kasmarni menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Heri beserta jajaran di Pulau Rupat. Menurutnya, kehadiran Polda Riau bukan sekadar kunjungan, melainkan membawa pesan bahwa negara hadir dan peduli terhadap masyarakat di wilayah perbatasan dan pesisir.

"Pulau Rupat sebagai salah satu beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia membutuhkan perhatian, kepedulian, dan sinergi dari seluruh pihak. Kehadiran Polda Riau melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi menjadi bukti nyata bahwa negara terus hadir memberikan pelayanan dan perhatian kepada masyarakat," ujar Kasmarni.

Menurut Kasmarni, Ekspedisi Merah Putih Presisi memiliki makna strategis karena tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Mulai dari penyaluran bantuan sosial, bantuan sarana produktif, pelayanan kesehatan, dialog kebangsaan, hingga pelestarian lingkungan, seluruh rangkaian kegiatan dinilai mencerminkan pelayanan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat.

"Polri tidak hanya memberikan perlindungan, tetapi juga hadir untuk mendengar, membantu, memberdayakan, dan bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan masyarakat," katanya.

Kasmarni menegaskan masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga harus menjadi subjek sekaligus kekuatan utama dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, masyarakat pesisir perlu terus didorong agar semakin mandiri dan berdaya, sekaligus berperan menjaga keamanan wilayah, melestarikan lingkungan, memperkuat persatuan, serta menjaga kawasan perbatasan sebagai beranda terdepan NKRI.

Ia juga mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan secara lebih substantif. Menurutnya, kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan pengibaran Bendera Merah Putih, tetapi juga melalui hadirnya rasa aman, pendidikan yang berkualitas, kesempatan berusaha bagi nelayan dan pelaku UMKM, lingkungan yang lestari, serta pelayanan publik yang semakin baik.

Sementara itu, Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Heri mengatakan Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan implementasi gagasan Kapolda Riau untuk menghadirkan negara hingga ke wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar.

Menurutnya, tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan ekologis melalui pendekatan yang humanis.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi program Green Policing dengan mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kelestarian lingkungan demi keberlanjutan kehidupan masyarakat pesisir.

Dalam kegiatan tersebut, Polda Riau melaksanakan berbagai program sosial, di antaranya pembagian ribuan Bendera Merah Putih menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, penyaluran bantuan sosial, bantuan mesin ketinting bagi nelayan, pemeriksaan kesehatan gratis, dialog kebangsaan, serta penanaman 1.000 bibit mangrove.

Penanaman mangrove dilakukan sebagai upaya melindungi kawasan pesisir dari ancaman abrasi sekaligus memperkuat ekosistem pantai.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan kepada kelompok masyarakat pesisir serta silaturahmi bersama tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh wanita, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Kasmarni berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Polda Riau, Polres Bengkalis, TNI, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat guna mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.

"Dari Rupat, dari wilayah terdepan Kabupaten Bengkalis, mari kita tegaskan bahwa semangat Indonesia tidak hanya berkibar di pusat, tetapi juga berkobar kuat di pulau-pulau terluar. Mari kita jaga Merah Putih dengan menjaga persatuan, menjaga Indonesia dengan menjaga lingkungan, serta membangun daerah secara bersama-sama demi terwujudnya masyarakat yang maju, sejahtera, dan bermarwah," tutup Kasmarni.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Riau, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Siregar, Wakapolres Bengkalis Kompol Ridho Perasetia, PJU Polres Bengkalis, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis Agus Susanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Ismail, Camat Rupat Hariadi, Camat Rupat Utara Riski Subagia Effendi, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan tokoh wanita dari Kecamatan Rupat dan Rupat Utara.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال