PEKANBARU, Topindonesia.id - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mematangkan program pemanfaatan gas metana dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Muara Fajar II, Kecamatan Rumbai.
Saat ini, pemasangan membran di area TPA terus dilakukan sebagai bagian dari persiapan penangkapan dan pemanfaatan gas metana yang dihasilkan dari timbunan sampah.
Pekerjaan tersebut berlangsung bersamaan dengan aktivitas operasional TPA yang setiap hari menerima sampah dari berbagai wilayah di Kota Pekanbaru. Meski pekerjaan teknis masih berjalan, proses pembuangan sampah oleh truk pengangkut tetap berlangsung normal.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, mengatakan tahapan yang saat ini menjadi fokus adalah penyelesaian dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Dokumen tersebut disusun oleh PT Indonesia Clean Energy (ICE) sebagai mitra dalam pengelolaan gas metana di TPA Muara Fajar II.
"Mudah-mudahan bulan ini selesai. Tinggal perbaikan dokumen saja. Setelah itu, PT ICE akan melakukan penarikan gas metana," kata Reza, Kamis (6/8/2026).
Ia menjelaskan, meskipun proses administrasi masih berlangsung, pekerjaan teknis di lapangan tetap dilakukan secara bertahap agar seluruh persiapan dapat diselesaikan lebih awal. Dengan demikian, pemanfaatan gas metana dapat segera direalisasikan setelah seluruh persyaratan dipenuhi.
Menurut Reza, setelah dokumen Amdal diterbitkan, PT Indonesia Clean Energy akan melanjutkan tahapan penarikan dan pengelolaan gas metana dari timbunan sampah, sekaligus menutup area yang telah dipasangi membran.
Pemanfaatan gas metana dari TPA merupakan salah satu upaya meningkatkan sistem pengelolaan sampah yang modern dan ramah lingkungan. Selain mengurangi emisi gas dari timbunan sampah, program tersebut juga diharapkan mampu menghasilkan energi yang bermanfaat.
Saat ini, Pemko Pekanbaru memfokuskan penataan awal TPA Muara Fajar II bersama para pemangku kepentingan. Penataan tersebut menjadi langkah awal menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan.
Reza optimistis pemanfaatan gas metana di TPA Muara Fajar II segera memasuki tahap operasional seiring hampir rampungnya dokumen Amdal dan berlanjutnya pekerjaan teknis di lapangan.
Program tersebut diharapkan menjadi salah satu terobosan Pemko Pekanbaru dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Sumber:rs/redaksi
