KAMPAR, Topindonesia.id – Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Kabupaten Kampar sebagai upaya mendukung modernisasi sektor pertanian dan meningkatkan produktivitas hasil pertanian (20/08/2026).
Kegiatan yang digelar Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar tersebut juga dirangkaikan dengan Gerakan Tanam Cabai di lahan pekarangan sebagai salah satu langkah strategis dalam pengendalian inflasi daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti, S.Ag., M.Si., Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar Drs. Muhammad, M.Si., Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, camat, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta masyarakat setempat.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar melaporkan bahwa Kabupaten Kampar mendapat bantuan dari Kementerian Pertanian berupa dua unit combine harvester besar (CHB). Bantuan tersebut diperoleh saat kunjungan kerja Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono ke Kabupaten Kampar pada Februari 2026.
Dalam laporan tersebut, disampaikan bahwa bantuan dua unit CHB akan diserahkan kepada kelompok penerima manfaat, yakni Ketua Gapoktan Binuang Tani Utama, Desa Binuang, Kecamatan Bangkinang, serta Ketua Gapoktan Muara Jaya, Desa Muara Uwai, Kecamatan Bangkinang.
Selain bantuan alsintan, Pemerintah Kabupaten Kampar juga menyerahkan bibit tanaman sayuran yang diharapkan dapat dimanfaatkan dan dikembangkan dengan sebaik-baiknya oleh para penerima.
Bibit tanaman tersebut disalurkan kepada delapan kelurahan dengan rincian:
Bibit cabai keriting sebanyak 8.000 batang.
Bibit cabai rawit sebanyak 4.800 batang.
Bibit terung sebanyak 1.600 batang.
Bibit tomat sebanyak 1.600 batang.
Polibag sebanyak 200 kilogram.
Setiap kelurahan menerima:
Bibit cabai merah sebanyak 1.000 batang.
Bibit cabai rawit sebanyak 600 batang.
Bibit tomat sebanyak 200 batang.
Bibit terung sebanyak 200 batang.
Polibag sebanyak 25 kilogram.
Dalam sambutannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu pilar utama perekonomian daerah yang harus terus diperkuat melalui pemanfaatan teknologi dan mekanisasi pertanian.
Oleh karena itu, bantuan alsintan yang diserahkan diharapkan dapat membantu petani meningkatkan efisiensi kerja, menekan biaya produksi, serta meningkatkan hasil panen.
“Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen untuk terus mendorong modernisasi pertanian melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian yang lebih modern. Dengan dukungan alsintan ini, kita berharap produktivitas pertanian semakin meningkat sehingga kesejahteraan petani juga dapat terus bertambah,” ujar Ahmad Yuzar.
Lebih lanjut, Bupati Kampar menegaskan bahwa penguatan sektor pertanian tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi pangan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Kampar juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan rumah melalui Gerakan Tanam Cabai. Menurutnya, cabai merupakan salah satu komoditas yang kerap memberikan kontribusi terhadap inflasi ketika terjadi kenaikan harga di pasaran.
“Gerakan Tanam Cabai di pekarangan rumah merupakan langkah sederhana, tetapi memiliki dampak besar. Selain membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, gerakan ini juga dapat mendukung pengendalian inflasi karena ketersediaan cabai di masyarakat akan semakin terjaga,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap sinergi antara pemerintah, petani, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam mewujudkan sektor pertanian yang maju, produktif, dan berkelanjutan. Upaya tersebut sekaligus diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah serta menjaga stabilitas ekonomi masyarakat Kabupaten Kampar.
