Pekanbaru, Topindonesia.id - Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Kamis (28/5/2026), turun langsung meninjau pelaksanaan pemotongan hewan kurban di sejumlah lokasi di Kota Pekanbaru guna memastikan proses penyembelihan berjalan sesuai standar kesehatan hewan dan ketentuan syariat.
Monitoring dilakukan di beberapa titik, di antaranya di Masjid Raya Annur Provinsi Riau serta Masjid Raudhatul Amilin di Jalan Kapling Amilin, Pekanbaru. Dalam kegiatan tersebut, turut mendampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKH Riau, Budhi Iskandar.
Pengawasan dilakukan secara menyeluruh mulai dari pemeriksaan ante mortem atau pemeriksaan kesehatan hewan sebelum disembelih hingga pemeriksaan post mortem setelah proses pemotongan dilakukan.
Selain memastikan kesehatan hewan kurban, petugas juga memantau penerapan higiene dan sanitasi selama proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kepada masyarakat. Hal ini dilakukan untuk memastikan daging kurban yang diterima masyarakat memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah mahasiswa Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Riau (Unri) turut dilibatkan untuk membantu proses pemeriksaan kesehatan hewan kurban. Keterlibatan mahasiswa ini menjadi sarana edukasi dan praktik lapangan agar mereka dapat memahami secara langsung proses penyembelihan hewan kurban serta pengawasan kesehatan hewan di tengah masyarakat.
Mimi Yuliani Nazir menyampaikan apresiasi kepada panitia kurban, mahasiswa, dan seluruh petugas yang telah bekerja sama menjaga pelaksanaan ibadah kurban agar tetap berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur.
Menurutnya, pengawasan ini sangat penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat terhadap kualitas daging kurban yang akan dikonsumsi.
“Melalui monitoring ini, kita ingin memastikan seluruh proses penyembelihan dan distribusi daging kurban berjalan sesuai standar kesehatan masyarakat veteriner sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman dalam mengonsumsi daging kurban yang mereka terima,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan monitoring dan pengawasan tersebut merupakan bagian dari komitmen DPKH Provinsi Riau dalam menjaga kesehatan masyarakat veteriner serta memastikan pelaksanaan ibadah kurban di Riau berlangsung dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku.
Editor:fitriani
