Pekanbaru, Topindonesia.id - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendirikan enam Kios Pangan Murah di sejumlah titik strategis sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan.
Kehadiran kios tersebut diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok yang berkualitas dengan harga terjangkau untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru, Mahyuddin, mengatakan Kios Pangan merupakan bagian dari program stabilisasi pasokan dan harga pangan yang dijalankan pemerintah daerah melalui fasilitasi distribusi pangan.
"Kios Pangan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Pekanbaru dalam menyediakan akses pangan pokok yang aman, berkualitas, dan terjangkau bagi masyarakat," kata Mahyuddin, Jumat (3/7/2026).
Ia menjelaskan, enam kios tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, yakni Koperasi Propas Syariah di Kecamatan Sukajadi, Bintang Sahabat Pangan dan Kios Pangan Nuha Jaya di Kecamatan Tenayan Raya, Kios Pangan Puan Berseri Panda di Kecamatan Bukit Raya, Kios Pangan Gemilang di Kecamatan Senapelan, serta Kios Pangan Toko Jenta di Kecamatan Rumbai.
Menurut Mahyuddin, keberadaan Kios Pangan bertujuan memperkuat rantai distribusi dari daerah surplus ke daerah defisit sehingga ketersediaan bahan pangan tetap terjaga dan harga di pasaran lebih stabil.
"Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh akses pangan secara lebih merata," ujarnya.
Untuk menjamin ketersediaan bahan pokok, DKP Kota Pekanbaru menggandeng berbagai pihak, antara lain Perum Bulog, distributor pangan, gabungan kelompok tani (Gapoktan), badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), serta pelaku usaha pangan.
Mahyuddin menambahkan, pembentukan Kios Pangan mengacu pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi, serta petunjuk teknis Badan Pangan Nasional mengenai pelaksanaan kegiatan Kios Pangan Tahun 2026.
"Landasan hukum ini menjadi dasar yang kuat dalam pelaksanaan Kios Pangan untuk mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat," pungkasnya.
