Kolaborasi Pemerintah dan Perusahaan Percepat Perbaikan Jalan Provinsi di Tapung Hulu

Kampar, Topindonesia.id - Aliansi lintas sektor menggelar musyawarah untuk membahas penanganan kerusakan jalan provinsi yang menghubungkan Desa Sumber Sari dengan Kantor Camat Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Musyawarah berlangsung di Kantor Desa Senama Nenek, Jumat (10/7/2026), dan dihadiri unsur pemerintah, DPRD, aparat keamanan, pemerintah desa, serta perwakilan sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.

Jalan berstatus jalan provinsi itu dinilai mengalami kerusakan cukup parah dan telah lama dikeluhkan masyarakat karena menjadi akses utama menuju pusat pemerintahan kecamatan, aktivitas perekonomian, dan pendidikan.

Hadir dalam musyawarah tersebut Anggota DPRD Kabupaten Kampar dari Fraksi PPP, Hj. Jasnita Tarmizi, perwakilan Camat Tapung Hulu, Kepala Desa Senama Nenek, Kapolsek Tapung Hulu yang diwakili Aipda Romi, S.H., Danramil 016/Tapung yang diwakili Serda Suriadi, Ketua Pemuda Kecamatan, pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Karang Taruna, serta perwakilan perusahaan perkebunan dan energi. Rapat dipimpin Ketua Zona Dua, Abdoel Rachman Chan.

Dalam kesempatan itu, Hj. Jasnita Tarmizi meminta seluruh pihak segera memetakan titik-titik jalan yang mengalami kerusakan paling parah agar perbaikan dapat segera dilakukan, terutama sebelum intensitas hujan meningkat.

"Kita ingin jalan ini segera layak dilalui. Mari kita perkuat koordinasi, mencari solusi, dan segera melakukan langkah nyata agar masyarakat dapat kembali menggunakan jalan ini dengan aman," ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Jasnita juga menyatakan kesiapannya memberikan bantuan dana pribadi untuk mendukung pelaksanaan perbaikan jalan.

Sementara itu, Camat Tapung Hulu, Nuriadi, mengatakan keluhan masyarakat terkait kondisi jalan tersebut telah disampaikan kepada Bupati Kampar dan mendapat respons positif. Menurutnya, UPT PUPR Bina Marga terus mengupayakan penanganan jalan, namun keterbatasan anggaran membuat perbaikan membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.

Kapolsek Tapung Hulu melalui perwakilannya menyampaikan bahwa kondisi jalan yang layak sangat penting untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, termasuk mobilitas pelajar, serta menjaga keselamatan pengguna jalan.

Dalam rapat tersebut, sejumlah perusahaan menyatakan komitmennya untuk mendukung perbaikan jalan melalui bantuan alat berat maupun material.

SPBUN Sei Lantai yang diwakili Wagino menyatakan siap meminjamkan alat berat dan memberikan bantuan material berupa 10 truk, meskipun jalur tersebut tidak berada di wilayah operasionalnya.

PTPN IV Regional III Perkebunan Sei Kencana menyatakan siap menurunkan alat berat berupa bomag (vibratory roller) dan grader untuk mendukung proses perbaikan.

PTPN IV Regional III juga menyatakan siap menyediakan material tanah krokos setelah memperoleh persetujuan dari manajemen.

PT SMP Energi Gandewa menyatakan siap menyiagakan tiga unit alat berat selama pelaksanaan pekerjaan.

Sementara itu, PT Lindai Jaya Lestari, PT Multi Agrindo Sawit Sejahtera, dan PT Makmur Palma Lestari berkomitmen memberikan bantuan material dengan jumlah yang akan ditentukan kemudian.

PT Sugi Indah Sejati Group dan PT Inti Kamparindo Sejahtera juga menyatakan siap berpartisipasi dalam kegiatan perawatan dan perbaikan jalan.

Sedangkan PT Sarana Inti Pratama dan PT Subur Arum Makmur I akan menyampaikan hasil rapat kepada manajemen perusahaan untuk menindaklanjuti permohonan bantuan melalui surat resmi dari pemerintah desa.

Koordinator pengusaha peron sawit turut menyatakan kesiapan memberikan bantuan material setelah proses konsolidasi internal selesai dilakukan.

Musyawarah tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa pelaksanaan perbaikan jalan dari Desa Sumber Sari menuju Kantor Camat Tapung Hulu akan berlangsung selama satu bulan, mulai 10 Juli hingga 10 Agustus 2026.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai rencana, forum menunjuk Karang Taruna Desa Senama Nenek sebagai koordinator teknis di lapangan. Proses pengerjaan juga akan diawasi oleh BPD dan Pemerintah Desa Senama Nenek.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, DPRD, aparat keamanan, masyarakat, dan perusahaan, diharapkan perbaikan jalan dapat segera terlaksana sehingga akses transportasi masyarakat kembali lancar dan aman.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال