Ketum LSM KIPPI Soroti Kinerja Wartawan 'CNN'



Pekanbaru, Topindonesia.id - Nelson Hutahaean selaku Ketua Umum DPP LSM KIPPI (Komunitas Insan Peduli Pers Indonesia) mengimbau kepada instansi pemerintah, Polri, TNI dan masyarakat luas lainnya untuk tidak melayani para oknum pewarta yang hanya bermodalkan kartu pers tanpa dapat menjalankan profesi wartawan yang sebenarnya, hal ini dikatakan nya pada Jumat (10/04/2026) di ruang kerjanya.

Menurut lelaki yang pernah dimediasi Dewan Pers ini, kehadiran para oknum 'WTS' Wartawan Tanpa Siar itu telah mencoreng profesi wartawan yang sesungguhnya, pasalnya para oknum WTS ini biasanya hanya berkunjung untuk meminta-minta uang tanpa berkarya.

Dilanjutkannya, hasil investigasi Tim DPP LSM KIPPI para 'WTS' ini telah melacurkan profesi pewarta sehingga di mata masyarakat wartawan itu seperti sudah tidak punya nilai.

"Akibat ulah para 'WTS' itu sering datang ke masyarakat luas dengan berbagai modus sehingga kehadiran para 'WTS' ini telah merendahkan profesi yang seharusnya bernilai menjadi tidak berharga", sebutnya.

Diterangkannya lagi, wartawan 'CNN' Cuma Nengok-nengok itu biasanya rutin mengunjungi SPBU, Gelper, Galian C, Somel, pergudangan, Lapas hanya untuk minta amplop yang berisi bahkan ada yang datang Liar mengelilingi Dumai, Kampar, Kuansing, Rengat, Tembilahan, bahkan sampai ke Jambi hanya putar-putar meminta uang tanpa dibarengi surat tugas dari pemimpin redaksi.

'WTS' dan 'CNN' itu tidak beritikad baik menjalankan profesi selaku pewarta karena dari hasil pengamatan LSM KIPPI kendatipun mereka diberikan pendidikan pelatihan Jurnalis secara gratis mereka tetap menolak karena di otak mereka yang perlu bagaimana dengan modal menunjukkan kartu pers lalu mohon dibantu kemudian pulang membawa uang, ucap Ketua ini.

"LSM KIPPI mengharapkan seluruh organisasi pers segera berikan perhatian serius agar bersatu guna mengadakan pembinaan bagi para anggota agar profesi pewarta kembali bernilai di hadapan publik", harap pria bermarga ini.

Bagi masyarakat yang mulai merasa resah dan tidak nyaman atas kehadiran para orang yang mengaku wartawan hanya bermodalkan kartu pers ini dapat berkonsultasi guna mengatasi dari orang yang telah melacurkan profesi pewarta dengan menghubungi Tim LSM KIPPI di nomor WA 085263889444, ujar aktivis pers ini mengakhiri.(Rilis KIPPI)
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال