![]() |
| Bupati Kampar, Ahmad Yuzar |
KAMPAR, Topindonesia.id - Gelar griya (open house) Hari Raya Idul Fitri di Bupati Kampar akan berlangsung lebih sederhana pada tahun ini. Pola yang dilaksanakan bukan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Pemerintah menetapkan 1 Syawal atau Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu (21/3/2026). Bupati Kampar biasanya mengadakan open house setelah Salat Id.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang berisi tentang gelaran halal bihalal dan gelar griya Idulfitri. SE Nomor 400.6/3245/SJ tanggal 17 Maret 2026 itu ditujukan kepada seluruh kepala daerah.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Protkopim) Sekretariat Daerah (Setda) Kampar, Yorin Effendi menyatakan, Pemkab Kampar telah menerima salinan SE itu.
"SE Mendagri itu sudah kita terima. Intinya berisi imbauan tentang open house agar tidak berlebihan," katanya kepada Tribunpekanbaru.com ketika dikonfirmasi, Jumat (20/3/2026).
Ia mengatakan, kepala daerah akan melaksanakan edaran itu.
Gelar griya setelah Bupati bersama Wakil Bupati, dan Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah menunaikan Salat Idulfitri di Masjid Al-Ihsan Markaz Islamy atau Islamic Center, Bangkinang Kota.
Gelar griya itu di Rumah Dinas Bupati Kampar pada Lebaran hari pertama, Sabtu. Rumah dinas terletak di seberang Jalan Prof. M. Yamin dari Islamic Center.
"(Bukan open house) Namanya silaturahmi Hari Raya Idulfitri," katanya. Ia mengatakan, Bupati menerima masyarakat yang ingin bersilaturahmi dengan penyambutan lebih sederhana.
Gelar griya akan berlangsung sampai waktu zuhur. Setelah salat zuhur, bupati dan rombongan dijadwalkan bertolak ke Pekanbaru.
"Bupati dan rombongan akan berkeliling, untuk silaturahmi dengan pimpinan daerah di provinsi. Mungkin itu sampai sore," ujarnya.
Pemerintah menetapkan 1 Syawal atau Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu (21/3/2026). Bupati Kampar biasanya mengadakan open house setelah Salat Id.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang berisi tentang gelaran halal bihalal dan gelar griya Idulfitri. SE Nomor 400.6/3245/SJ tanggal 17 Maret 2026 itu ditujukan kepada seluruh kepala daerah.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Protkopim) Sekretariat Daerah (Setda) Kampar, Yorin Effendi menyatakan, Pemkab Kampar telah menerima salinan SE itu.
"SE Mendagri itu sudah kita terima. Intinya berisi imbauan tentang open house agar tidak berlebihan," katanya kepada Tribunpekanbaru.com ketika dikonfirmasi, Jumat (20/3/2026).
Ia mengatakan, kepala daerah akan melaksanakan edaran itu.
Gelar griya setelah Bupati bersama Wakil Bupati, dan Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah menunaikan Salat Idulfitri di Masjid Al-Ihsan Markaz Islamy atau Islamic Center, Bangkinang Kota.
Gelar griya itu di Rumah Dinas Bupati Kampar pada Lebaran hari pertama, Sabtu. Rumah dinas terletak di seberang Jalan Prof. M. Yamin dari Islamic Center.
"(Bukan open house) Namanya silaturahmi Hari Raya Idulfitri," katanya. Ia mengatakan, Bupati menerima masyarakat yang ingin bersilaturahmi dengan penyambutan lebih sederhana.
Gelar griya akan berlangsung sampai waktu zuhur. Setelah salat zuhur, bupati dan rombongan dijadwalkan bertolak ke Pekanbaru.
"Bupati dan rombongan akan berkeliling, untuk silaturahmi dengan pimpinan daerah di provinsi. Mungkin itu sampai sore," ujarnya.
