Bupati Siak Ajak UAS dan Forkopimda Menelusuri Warisan Kesultanan Siak





Siak, Topindonesia.id- Bupati Siak, Afni Zulkifli, mendampingi Ustaz Abdul Somad (UAS), Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan, dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dalam kegiatan touring sepeda motor mengunjungi sejumlah situs bersejarah di Kota Siak Sri Indrapura, Minggu (12/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda silaturahmi sekaligus memperkenalkan sejarah dan warisan budaya Kesultanan Siak kepada para peserta.

Rombongan mengunjungi sejumlah ikon sejarah, di antaranya Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah, Istana Asserayah Hasyimiyah, tepian Sungai Siak, Masjid Syahabuddin, serta kompleks makam Sultan Syarif Kasim II.

Saat berada di Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah, rombongan menaiki lift menuju puncak jembatan untuk menikmati panorama Sungai Siak dari ketinggian.

Dalam kesempatan tersebut, Afni menjelaskan nilai historis Sungai Siak yang pada masa Kesultanan Siak berfungsi sebagai jalur perdagangan sekaligus benteng pertahanan alami.

Menurutnya, aliran Sungai Siak yang berkelok memberikan keuntungan strategis dalam melindungi pusat pemerintahan Kesultanan Siak dari ancaman yang datang melalui jalur laut.

"Hanya kawasan Sungai Apit yang tercatat pernah mengalami peperangan karena letaknya berhadapan langsung dengan laut. Sementara itu, pusat pemerintahan Kesultanan Siak terlindungi oleh bentang alam Sungai Siak yang strategis," kata Afni, Senin (13/7/2026).

Ia menambahkan, para Sultan Siak telah memilih lokasi pusat pemerintahan dengan perencanaan yang matang, baik dari aspek pertahanan maupun jalur perdagangan.

Usai mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah, rombongan melanjutkan perjalanan ke Masjid Syahabuddin untuk menunaikan salat, kemudian berziarah ke makam Sultan Syarif Kasim II, sultan terakhir Kesultanan Siak yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional atas jasanya dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Ustaz Abdul Somad mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut karena menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat sejarah dan kejayaan Kesultanan Siak.

Menurutnya, warisan sejarah yang dimiliki Kabupaten Siak merupakan aset penting yang perlu dijaga, dilestarikan, dan dikenalkan kepada generasi muda maupun masyarakat luas.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال