Gangguan Transmisi Sebabkan Pemadaman Listrik Massal di Pekanbaru

 

 Pekanbaru, Topindonesia.id -Kota Pekanbaru mengalami pemadaman listrik massal pada Jumat (22/5/2026) malam. Sejumlah wilayah di ibu kota Provinsi Riau dilaporkan gelap gulita akibat listrik padam sejak pukul 18.44 WIB.

Berdasarkan pantauan dan laporan warga, pemadaman terjadi hampir merata di sejumlah kawasan, mulai dari Jalan Cipta Karya, Purwodadi, Soebrantas, Simpang Tiga, Garuda Sakti, Kubang Raya, Jalan Arifin Achmad, hingga Jalan Jenderal Sudirman.

Pemadaman mendadak tersebut mengganggu aktivitas masyarakat dan menimbulkan keresahan, terutama karena terjadi pada malam hari saat sebagian warga baru selesai menjalankan ibadah shalat Magrib.

Manajer Komunikasi PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, I Komang Gede Sastrawan, mengatakan proses pemulihan terus dilakukan secara bertahap oleh petugas di lapangan.

“PT PLN (Persero) terus berupaya melakukan penormalan kelistrikan pascagangguan transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan sebagian wilayah Sumatra terdampak,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (23/5/2026).

Ia menjelaskan, hingga pukul 07.45 WIB, sebanyak 184 dari total 227 penyulang yang terdampak telah berhasil dipulihkan.

“PLN terus melakukan percepatan penormalan agar pasokan listrik di wilayah terdampak dapat segera kembali normal hingga ke pelanggan,” katanya.

PLN memastikan petugas masih bersiaga untuk mempercepat proses pemulihan listrik di sejumlah daerah yang masih mengalami gangguan.

Masyarakat juga diminta tetap tenang dan memantau perkembangan informasi resmi melalui kanal komunikasi PLN.

“Masyarakat dapat memantau perkembangan informasi melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal komunikasi resmi PLN lainnya,” tambahnya.

Hingga Sabtu pagi, sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru masih mengalami pemadaman listrik. Pada malam sebelumnya sebagian wilayah sempat kembali menyala, namun kembali padam saat subuh.

Sebelumnya, pemadaman listrik massal tidak hanya terjadi di Provinsi Riau, tetapi juga berdampak pada wilayah Padang, Medan, Kepulauan Riau, dan Aceh secara luas.


Editor:Fitriani Yusmanita

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال