![]() |
| Walikota tinjau kawasan bawah Jembatan Siak I |
PEKANBARU, Topindonesia.id - Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho meninjau langsung kawasan bawah Jembatan Siak I yang berada di bantaran Sungai Siak, Senin (6/4/2026).
Peninjauan dilakukan untuk menata kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang selama ini masih terdapat bangunan liar di lokasi tersebut.
Agung menyampaikan, berdasarkan laporan dari Balai Sungai, area pinggiran Sungai Siak merupakan kawasan DAS yang tidak diperbolehkan berdiri bangunan permanen. Karena itu, Pemerintah Kota Pekanbaru akan melakukan penataan dengan pendekatan persuasif kepada warga yang bermukim di lokasi tersebut.
"Kita sudah diskusi dengan pemilik bangunan dan warga. Alhamdulillah mereka bersedia dipindahkan, asalkan ke tempat yang layak dan gratis," ujar Agung.
Ia menjelaskan, terdapat 11 kepala keluarga (KK) yang saat ini tinggal di kawasan tersebut. Pemko Pekanbaru telah menyiapkan solusi relokasi dengan memindahkan mereka ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa) agar tetap mendapatkan hunian yang layak.
Setelah proses relokasi selesai, kawasan di bawah Jembatan Siak I akan ditata menjadi ruang terbuka hijau biru (RTHB) melalui dukungan program corporate social responsibility (CSR) dari pihak perusahaan.
Area yang akan ditata diperkirakan mencapai sekitar satu hektare dan dirancang menjadi kawasan publik untuk aktivitas olahraga dan rekreasi masyarakat. Menurut Agung, pembangunan taman tersebut ditargetkan selesai tahun ini.
Ia menegaskan, pembangunan tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga melibatkan kolaborasi dengan dunia usaha melalui program CSR.
“CSR dari perusahaan akan digunakan untuk membangun taman sekaligus air mancur. Bahkan nanti di atas Jembatan Siak I juga direncanakan ada air mancur dengan musik. Jadi masyarakat bisa menikmati suasana santai di pinggiran Sungai Siak,” jelasnya.
Ia menambahkan, nilai dukungan CSR untuk pembangunan kawasan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp5 miliar. Pemerintah Kota Pekanbaru berharap kehadiran taman ini nantinya menjadi ruang publik baru yang nyaman dan representatif bagi warga.
Agung juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat fasilitas yang akan dibangun agar kawasan tepian Sungai Siak dapat menjadi ikon baru kota sekaligus ruang bersama yang bermanfaat bagi semua warga.
