Didampingi Ketua TP PKK Rohul, dr. Yeni Dwi Putri, Bupati Anton tampak menyapa satu per satu jemaah, memberikan semangat sekaligus doa agar perjalanan ibadah mereka berjalan lancar hingga kembali ke tanah air.
Tepat pukul 06.30 WIB, rombongan JCH Rohul bersama sebagian jemaah dari Kabupaten Kuantan Singingi bertolak menuju Bandara Hang Nadim. Dari sana, mereka akan terbang langsung menuju Madinah untuk memulai rangkaian ibadah haji.
Prosesi pelepasan ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu sebagai bentuk dukungan moril bagi para tamu Allah. Kehadiran mereka menambah kekhidmatan suasana, sekaligus menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah.
Dalam keterangannya, Bupati Anton menyampaikan bahwa dari total 191 jemaah, terdapat dua orang yang harus menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan.
“Dua jemaah kita terpaksa ditunda keberangkatannya hari ini karena kondisi kesehatan yang kurang fit dan masih menunggu pemeriksaan dokter spesialis paru. Namun, insya Allah mereka akan diberangkatkan pada Kloter 12 tanggal 5 Mei mendatang,” jelasnya.
Di tengah perbedaan cuaca ekstrem antara tanah air dan Arab Saudi, Bupati Anton juga menitipkan pesan penting kepada seluruh jemaah agar menjaga kondisi fisik dan mematuhi arahan pembimbing haji.
“Selamat jalan kepada seluruh jemaah. Tetap jaga kesehatan, patuhi instruksi pembimbing. Semoga selamat sampai tujuan, diberikan kelancaran dalam beribadah, dan kembali sebagai haji yang mabrur dan mabruroh,” tuturnya penuh harap.
Tak hanya itu, peningkatan pelayanan haji tahun ini mendapat apresiasi dari para jemaah. Salah satu JCH mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, mulai dari keberangkatan di Bandara Tuanku Tambusai hingga pendampingan langsung di embarkasi.
Layanan “jemput bola” serta kehadiran langsung pimpinan daerah disebut menjadi penyemangat tersendiri bagi para jemaah dalam menapaki perjalanan suci menuju Baitullah. Di balik langkah kaki mereka, terselip doa keluarga dan harapan besar untuk kembali dengan predikat haji yang sempurna.
