Wabup Rohil Siapkan Pertemuan Lanjutan untuk Selesaikan Konflik PT Sandora Seraya

ROHIL, Topindonesia.id - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) terus berupaya menyelesaikan konflik agraria yang telah berlangsung lebih dari dua dekade antara masyarakat Kecamatan Batu Hampar dan PT Sandora Seraya. Wakil Bupati Rohil Jhony Charles memimpin mediasi bersama jajaran manajemen perusahaan di Ruang Kerja Wakil Bupati Rohil, Kompleks Perkantoran Batu Enam, Bagansiapiapi, Rabu (5/8/2026).

Mediasi tersebut merupakan tindak lanjut setelah Pemerintah Kabupaten Rohil menerima aspirasi masyarakat yang tergabung dalam Koperasi Datuk Dewa Pahlawan pada pertemuan di depan Kantor Camat Batu Hampar, 29 Juli 2026.

Jhony Charles mengatakan, pertemuan itu merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mempertemukan kedua belah pihak agar persoalan yang telah berlarut-larut dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah.

"Pertemuan hari ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama warga beberapa waktu lalu. Pemerintah daerah telah mendengarkan penjelasan dari pihak perusahaan dan selanjutnya mempertemukan kedua belah pihak agar dapat mencari solusi yang adil," ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Rohil akan terus mengawal proses penyelesaian konflik tersebut hingga menemukan titik terang. Pemerintah daerah juga berencana menggelar pertemuan lanjutan yang melibatkan perwakilan masyarakat dan manajemen PT Sandora Seraya.

Konflik tersebut berawal dari tuntutan masyarakat Kepenghuluan Bantayan dan Bantayan Hilir terkait kewajiban perusahaan merealisasikan kebun plasma kemitraan seluas 20 persen dari total lahan berstatus Hak Guna Usaha (HGU).

Melalui Koperasi Datuk Dewa Pahlawan, masyarakat menuntut realisasi kebun plasma seluas 1.080 hektare bagi 540 kepala keluarga. Tuntutan tersebut mengacu pada surat perjanjian kesepakatan bersama yang ditandatangani masyarakat dan perusahaan pada 15 Maret 2001.

Namun, hingga lebih dari 23 tahun kemudian, masyarakat menilai kewajiban tersebut belum dipenuhi sehingga memicu konflik berkepanjangan dengan pihak perusahaan.

Melalui mediasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Rohil berharap PT Sandora Seraya menunjukkan komitmen dan keterbukaan dalam mencari penyelesaian terbaik. Pemerintah daerah menilai penyelesaian konflik secara damai penting untuk menjaga kesejahteraan masyarakat sekaligus menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Rokan Hilir.

Turut hadir dalam mediasi tersebut Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Rohil Rahmatul Zamri, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Cicik Mawardi, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Roby Kurniawan, serta Kepala Bagian Hukum Arbain.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Wabup Rohil Siapkan Pertemuan Lanjutan untuk Selesaikan Konflik PT Sandora Seraya
  • Wabup Rohil Siapkan Pertemuan Lanjutan untuk Selesaikan Konflik PT Sandora Seraya
  • Wabup Rohil Siapkan Pertemuan Lanjutan untuk Selesaikan Konflik PT Sandora Seraya
  • Wabup Rohil Siapkan Pertemuan Lanjutan untuk Selesaikan Konflik PT Sandora Seraya
  • Wabup Rohil Siapkan Pertemuan Lanjutan untuk Selesaikan Konflik PT Sandora Seraya
  • Wabup Rohil Siapkan Pertemuan Lanjutan untuk Selesaikan Konflik PT Sandora Seraya

Posting Komentar