Kasmarni Lepas Ekrafo Run Semarakkan Ekraforia 2026

BENGKALIS, Topindonesia.id – Rangkaian Ekraforia 2026 tidak hanya menghadirkan berbagai kegiatan ekonomi kreatif dan komunitas, tetapi juga mengajak masyarakat berolahraga sekaligus mengenal lebih dekat kawasan bersejarah di Pulau Bengkalis melalui Ekrafo Run, Ahad (16/8/2026) pagi.

Rangkaian kegiatan penutup Ekraforia 2026 yang dipusatkan di kawasan Jail Huis Van Bewaring Bengkalis tersebut diikuti peserta dari berbagai daerah. Dari 970 peserta yang terdaftar, sebanyak 610 peserta melakukan registrasi ulang.

Peserta Ekrafo Run tidak hanya berasal dari Pulau Bengkalis, tetapi juga datang dari Pekanbaru, Siak, Dumai, hingga Kepulauan Meranti.

Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni, didampingi Wakil Bupati Bagus Santoso, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, Sekretaris Daerah Ersan Saputra, T.H., dan Ketua Bengkalis Creative Network (BCN) Riza Zuhelmy, melepas peserta Ekrafo Run.

Peserta memulai lari dari Jail Huis Van Bewaring, kemudian melewati Kantor Bupati Bengkalis, Museum Bengkalis, Masjid Istiqomah, kawasan Bengkalis tempo dahulu, Air Mancur Lapangan Tugu, sebelum kembali ke titik awal di Jail Huis Van Bewaring.

Ekrafo Run menempuh rute sepanjang 5,28 kilometer. Rute tersebut dirancang melewati sejumlah lokasi yang menjadi ciri khas Pulau Bengkalis dengan menonjolkan bangunan dan kawasan bersejarah.

Usai lari 5K, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama sekaligus penutupan Ekraforia 2026 bertajuk “Simfoni Simetria”.

Bupati Kasmarni mengajak generasi muda, pelaku ekonomi kreatif, komunitas, seniman, budayawan, serta seluruh elemen masyarakat untuk terus berkarya, berinovasi, dan memperkuat kolaborasi demi mendorong kemajuan daerah.

Kasmarni menegaskan, berakhirnya rangkaian Ekraforia tidak berarti berakhir pula semangat kreativitas yang telah tumbuh selama kegiatan berlangsung.

“Teruslah berkarya, teruslah berkolaborasi, teruslah berinovasi dan teruslah bergerak untuk Kabupaten Bengkalis yang lebih kreatif, produktif dan berdaya saing,” pesan Kasmarni.

Menurutnya, Ekraforia bukan sekadar festival maupun panggung pertunjukan, melainkan ruang yang mempertemukan gagasan, kreativitas, budaya, inovasi, dan kolaborasi. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan juga menunjukkan bahwa Kabupaten Bengkalis memiliki potensi kreatif yang besar dan beragam.

Karena itu, Kasmarni meminta seluruh peserta dan pelaku ekonomi kreatif tidak berhenti setelah kegiatan ditutup. Setiap gagasan yang lahir melalui Ekraforia diharapkan dapat dikembangkan menjadi karya bernilai, membangun kolaborasi yang lebih kuat, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan daerah.

“Kami percaya, masa depan Kabupaten Bengkalis ini tidak hanya dibangun dengan sumber daya alam, tetapi juga dengan sumber daya manusia yang kreatif, inovatif dan berdaya saing,” ujarnya.

Kasmarni juga mengajak masyarakat menjadikan kreativitas sebagai kekuatan ekonomi, budaya sebagai identitas, dan kolaborasi sebagai cara untuk bergerak bersama.

“Dari Kabupaten Bengkalis ini kita ciptakan karya, dari karya kita lahirkan nilai, dari nilai kita bangun ekonomi, dan dari kolaborasi kita wujudkan Kabupaten Bengkalis yang bermasa,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Negeri Junjungan itu berharap semangat Ekraforia terus hidup di komunitas, ruang-ruang kreatif, sekolah, kampus, dunia usaha, hingga di tengah masyarakat.

Generasi muda juga diminta tidak takut bermimpi, mencoba, dan berbeda karena kreativitas lahir dari keberanian menciptakan sesuatu yang belum ada serta mengubah potensi menjadi kesempatan.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Kasmarni turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Ekraforia 2026, mulai dari panitia, BCN, Indonesia Creative Cities Network (ICCN), komunitas kreatif, seniman, pelaku usaha, sponsor, hingga relawan.

Sementara itu, Ketua BCN Bengkalis Riza Zuhelmy mengatakan Ekrafo Run menjadi sarana untuk mengajak masyarakat menjaga kesehatan sekaligus memperkenalkan bangunan bersejarah Jail Huis Van Bewaring Bengkalis.

“Selain menjadi sarana edukasi untuk masyarakat agar menjaga kesehatan, Ekrafo Run juga untuk menyosialisasikan bangunan Jail Huis Van Bewaring Bengkalis yang sedang diupayakan menjadi heritage creative hub,” ujar Riza.

Menurutnya, pelaksanaan Ekraforia 2026 juga tidak terlepas dari kolaborasi dengan berbagai komunitas. Selain komunitas pelari melalui Ekrafo Run, kegiatan tersebut turut melibatkan komunitas motor Bengkalis dan pelaku UMKM melalui bazar.

Selain berolahraga dan menikmati suasana kota, peserta juga memperebutkan podium pada kategori putra, putri, serta busana terbaik (best costume).

Untuk kategori putra, podium pertama diraih Abi Mayu dengan nomor BIB 0328 asal Pekanbaru dengan catatan waktu 18 menit. Podium kedua diraih Deva Naibaho dengan nomor BIB 0380 asal Pekanbaru, sedangkan podium ketiga diraih Farrel dengan nomor BIB 0959 asal Bengkalis.

Untuk kategori putri, podium pertama diraih Yura dengan nomor BIB 0372 asal Pekanbaru dengan catatan waktu 20 menit. Podium kedua diraih Saura dengan nomor BIB 0373 asal Pekanbaru, sedangkan podium ketiga diraih Sauri dengan nomor BIB 0374 asal Pekanbaru. Sementara itu, kategori busana terbaik diraih Emilia Kartika dengan nomor BIB 0877.

“Semoga Ekrafo Run dan rangkaian Ekraforia 2026 dapat menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali kawasan bersejarah Bengkalis melalui berbagai aktivitas kreatif, olahraga, komunitas, dan kegiatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Penyelenggaraan Ekraforia 2026 berlangsung selama tiga hari, 14–16 Agustus 2026, di Jail Huis Van Bewaring atau yang akrab disebut Penjara Belanda di Jalan Pahlawan, Kelurahan Bengkalis Kota.

Berbagai kreasi ditampilkan dalam Ekraforia 2026, di antaranya creative gallery, maker space, creative stage, local market, creative connect, dan Ekrafo Run.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Kasmarni Lepas Ekrafo Run Semarakkan Ekraforia 2026
  • Kasmarni Lepas Ekrafo Run Semarakkan Ekraforia 2026
  • Kasmarni Lepas Ekrafo Run Semarakkan Ekraforia 2026
  • Kasmarni Lepas Ekrafo Run Semarakkan Ekraforia 2026
  • Kasmarni Lepas Ekrafo Run Semarakkan Ekraforia 2026
  • Kasmarni Lepas Ekrafo Run Semarakkan Ekraforia 2026

Posting Komentar