Kejar Target 60 Km, Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan Pengerjaan Jalan

 

PEKANBARU, Topindonesia.id  – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus menggesa pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah. Hingga saat ini, total panjang jalan yang telah dibangun maupun diperbaiki mencapai 32 kilometer (km).

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menargetkan pembangunan dan perbaikan jalan tersebut mencapai 60 km hingga akhir 2026. Ia mengatakan, pengerjaan jalan terus dimaksimalkan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam beraktivitas.

Menurut Agung, Pemko Pekanbaru berupaya memastikan program pembangunan infrastruktur berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Dengan capaian 32 km, pemerintah optimistis target 60 km dapat direalisasikan hingga akhir tahun.

“Sekarang sudah 32 km. Insyaallah kita targetkan 60 km selesai. Doakan agar lancar dan bisa selesai dengan maksimal,” kata Agung, Rabu (14/10/2026).

Agung menegaskan bahwa percepatan pembangunan dan perbaikan jalan harus tetap mengutamakan kualitas pekerjaan. Ia tidak ingin pengerjaan infrastruktur dilakukan asal-asalan, terlebih jika ditemukan jalan yang baru selesai diaspal, tetapi sudah mengalami kerusakan.

Karena itu, ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait memperketat pengawasan terhadap setiap pekerjaan yang dilaksanakan. Pengawasan tersebut diperlukan agar seluruh tahapan pengerjaan berjalan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan.

Menurutnya, kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian utama, bukan sekadar mengejar target panjang jalan yang dibangun atau diperbaiki. Infrastruktur yang dikerjakan dengan baik diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka waktu yang lebih panjang.

“Jangan sampai pekerjaan tidak sesuai spesifikasi. Apalagi, jalan yang baru dikerjakan sudah rusak. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran terkait agar menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sungguh-sungguh. Setiap pekerjaan pembangunan harus dilaksanakan secara maksimal karena menyangkut kepentingan dan kebutuhan masyarakat.

Agung tidak ingin ada pihak yang bekerja setengah hati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta seluruh OPD terkait memastikan program pembangunan berjalan optimal, mulai dari pelaksanaan hingga pengawasan di lapangan.

“Perbaikan dan pembangunan jalan ini merupakan bagian dari pelayanan kita kepada masyarakat. Jadi, saya berpesan kepada seluruh jajaran, jangan ada yang bekerja setengah-setengah. Harus maksimal,” ujarnya.

Agung juga meminta masyarakat ikut menjaga dan merawat jalan yang telah dibangun maupun diperbaiki. Ia mengajak masyarakat turut mengawasi tonase kendaraan yang melintas agar tidak melebihi kapasitas jalan.

Sementara itu, bagi ruas jalan yang belum diperbaiki, Agung memastikan seluruh aspirasi masyarakat, baik yang disampaikan melalui media sosial maupun secara langsung, telah didata dan masuk dalam daftar rencana pengerjaan.

“Seluruh aspirasi warga sudah kami data. Jadi, tinggal menunggu waktu saja. Semua akan dikerjakan,” jelasnya.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Kejar Target 60 Km, Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan Pengerjaan Jalan
  • Kejar Target 60 Km, Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan Pengerjaan Jalan
  • Kejar Target 60 Km, Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan Pengerjaan Jalan
  • Kejar Target 60 Km, Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan Pengerjaan Jalan
  • Kejar Target 60 Km, Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan Pengerjaan Jalan
  • Kejar Target 60 Km, Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan Pengerjaan Jalan

Posting Komentar